Sedih Tewaskan Kru Film Rust, Alec Baldwin Siap Kooperatif dalam Proses Penyelidikan

Baaca.id, JAKARTA – Penyesalan atas insiden penembakan Alec Baldwin, mengalami insiden penembakan yang berakibat kematian salah seorang kru film Rust di lokasi syuting menyelimuti Alec Baldwin.

Ungkapan kesedihan pun dituangkan pemenang Golden Globe Award 2009 dengan kategori Best Actor itu melalui akun Twitternya.

“Hatiku hancur untuk suaminya, putranya dan semua orang yang kenal dan sayang Halyna,” tulisnya, Sabtu (23/10/2021).

Akibat penembakan tersebut, sinematografer film Rust, Halyna Hutchins meninggal dunia. Kendati sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat dari lokasi syuting.

“Tak ada kata-kata yang sanggup melukiskan keterkejutan dan kesedihan atas kecelakaan tragis yang merenggut nyawa Halyna Hutchins, seorang istri, ibu dan rekan kerja yang sangat kami banggakan,” ungkap Alec.

Berkenaan insiden merenggut nyawa tersebut, Alec Baldwin mengaku siap bekerja sama dengan penyelidikan polisi guna mengungkap bagaimana tragedi tersebut terjadi.

Sebelumnya, sebuah dokumen surat pernyataan yang ditandatangani oleh Detektif Joel Cano dari kantor sheriff Santa Fe County yang didapat New York Times menjelaskan, insiden bermula saat seorang asisten sutradara mengambil salah satu dari tiga pistol properti yang telah disiapkan oleh pembuat senjata film di luar dengan kereta abu-abu.

Senjata api itu diserahkannya kepada Alec Baldwin, dan, berteriak “Pistol Dingin!” — yang seharusnya menjadi isyarat bahwa pistol itu tidak memiliki peluru tajam di dalamnya.

Ternyata saat ditembakkan, senjata tersebut mengenai hingga membunuh sinematografer film serta melukai sutradara film Rust.

Namun tidak dirincikan jenis amunisi apa yang ada di dalam senjata tersebut. (*)

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button