Selundupkan Sabu ke Lapas, Disembunyikan dalam Tulang Ayam

Baaca.id, GARUT — Sabu seberat 0,64 gram siap pakai, gagal masuk ke dalam Lapas Klas 2B Garut, Jawa Barat. Sipir berhasil menemukan paket sabu itu sebelum sampai di pemesannya.

Percobaan penyelundupan sabu ke dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas) ini boleh dikatakan modus baru. Bagaimana tidak, pelaku menyembunyikan paket sabu tersebut di dalam tulang ayam.

Namun sayang, barang haram itu gagal masuk karena ketatnya pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan sipir barang titipan tamu warga binaan di lapas Klas 2B Garut.

Kepala Lapas Klas 2B Garut, Christiyo mengatakan, selama pandemi, ada aturan kala tamu tidak diperbolehkan berkunjung ke lapas. Akan tetapi, titipan barang atau makanan masih diperbolehkan.

“Sebelum makanan maupun barang masuk ke dalam sel warga binaan, biasanya petugas memeriksa rinci terlebih dahulu makanan maupun titipan barang tersebut,” ujar Christiyo di kantornya, Rabu (6/10/2021).

Christiyo mengisahkan, pihaknya berhasil mengungkap penyelundupan sabu ke dalam lapas ini bermula saat petugas melakukan pemeriksaan pada makanan titipan untuk warga binaan.

Dalam makanan itu, terdapat sayur tahu dan juga sayur ayam. “Kita buka bungkusanya. Tahunya kita belah-belah dulu pakai gunting, ayam kita suir, tulangnya kita pecah. Nah dari situ kita dapat ada sabu dalam tulang tersebut,” ungkap Christiyo.

Identitas pengirim barang haram ini sudah tercatat oleh petugas jaga, tetapi sayangnya, sang pengirim sudah pergi karena memang adanya aturan larangan tatap muka tamu bagi warga binaan.

Sementara warga binaan calon penerima sabu ini sudah mengakui pesanannya.

“Kemarin petugas dari Sat Narkoba Polres Garut sudah memeriksa si warga binaan yang bersangkutan. Sekarang pun yang bersangkutan sudah dilakukan sel kurungan terpisah karena melanggar aturan. Intinya setiap orang atau siapa pun yang menitip barang maupun makanan untuk warga binaan, harus melalui pengecekan dan pemeriksaan rinci petugas,” tutup Christiyo. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button