Syarat-syarat Membuat Akta Kelahiran

Baaca.id — Untuk ketertiban dalam pencatatan data penduduk, apabila Anda memiliki anggota baru segera mungkin untuk mendaftarkan kelahiran anak Anda ke dinas terkait yang sesuai dengan amanat Undang-undang (UU).

Syarat membuat akta kelahiran sangat penting agar anak mendapatkan pelayanan publik dari pemerintah maupun non-pemerintah pada kedepannya. Saat bayi yang baru lahir dilaporkan guna mendapatkan akta kelahiran, maka si bayi akan terdaftar dalam data Dukcapil.

Kemudian saat masuk ke dalam Kartu Keluarga (KK) dan mendapatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK). Secara resmi akta kelahiran menjadi bukti otentik yang dikeluarkan oleh Dukcapil. Berikut ini beberapa jenis akta kelahiran meliputi.

1. Akta Kelahiran Umum

Akta kelahiran yang dibuat berdasarkan laporan kelahiran yang disampaikan dalam batas waktu selambat-selambatnya 60 hari kerja bagi WNI dan 10 hari kerja bagi WNA sejak tanggal kelahiran bayi.

2. Akta dengan Rekomendasi

Akta kelahiran yang dibuat berdasarkan rekomendasi Kepala dinas atas laporan kelahiran yang sudah melampaui batas waktu 60 hari kerja.

Baca Juga:

Syarat Mengurus Akta Kelahiran Baru

Akta kelahiran menjadi salah satu syarat utama untuk memperoleh pelayanan publik. Sebagai generasi penerus, anak-anak memiliki hak-hak tertentu yang harus dipenuhi negara. Salah satunya adalah memiliki identitas diri atau akta kelahiran yang sangat mempengaruhi.

Dengan pelaporan kelahiran harus memenuhi persyaratan berikut ini. Akan tetapi karena adanya kondisi dan wilayah domisili yang berbeda beda, maka nantinya mungkin juga ada yang berbeda persyaratan yang diperlukan.

Untuk khusus di Ibu Kota, berdasarkan laman resmi Dukcapil Jakarta, pencatatan akta kelahiran dapat dilakukan di: Dinas, Suku Dinas, Sekse Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kecamatan, Puskesmas Kecamatan, Rumah Sakit dan Loket Pelayanan.

Syarat-syarat membuat akta kelahiran adalah sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Kelurahan.
  • Asli dan fotokopi Surat Keterangan Kelahiran dari dokter /bidan/ penolong kelahiran/Nahkoda Kapal Laut atau Pilot Pesawat Terbang dengan memperlihatkan aslinya.
  • Surat Nikah/Akta Perkawinan orangtua.
  • Fotokopi KK dan KTP orangtua.
  • Nama dan identitas saksi pelaporan kelahiran.
  • Persetujuan Kepala Dinas/ Suku Dinas dalam hal pelaporannya melebihi 60 hari sejak tanggal kelahirannya.

Proses Pembuatan Akta Kelahiran Baru

Untuk warga Jakarta, saat ini mengajukan akta kelahiran dapat melalui aplikasi Sistem Integrasi Layanan Kependudukan (Si Dukun) 3 in 1. Dengan program andalan Dukcapil Provinsi DKI Jakarta ini, setiap peristiwa kelahiran di Jakarta akan diberikan 5 dokumen kependudukan sekaligus, yaitu:

  1. Nomor Induk Kependudukan.
  2. Kartu Keluarga yang telah diperbarui.
  3. Akta Kelahiran.
  4. Kartu Identitas Anak.
  5. e-ID BPJS Kesehatan.

Terlambat Urus Akta Kelahiran Anak Bisa Kena Denda

Apabila Anda telat mengurus akta kelahiran dapat kena denda. Mengenai besaran denda administratif tentang keterlambatan ini secara khusus diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) masing-masing.

Ada yang mengenakan Rp 25 ribu, Rp 50 ribu, Rp 100 ribu bahkan maksimal Rp 1 juta. Ada juga yang menerapkan bebas denda. Di DKI Jakarta, terlambat mengurus akta kelahiran anak atau lebih dari 60 hari sejak peristiwa kelahiran tak dipungut biaya.

Jika Anda sebagai orangtua telat melapor atau mengurus akta kelahiran anak, masih ada kesempatan untuk prosesnya bakal lebih lama juga. Pertama yang Anda lakukan adalah minta keputusan tertulis kepada Dukcapil setempat.

Akta Kelahiran untuk Anak di Luar Nikah

Sering ada pertanyaan yang mengenai cara membuat akta kelahiran untuk anak di luar nikah atau kawin atau nikah siri. Dalam hal ini, si ibu ingin anaknya diakui untuk mendapatkan hak-hak sebagaimana sudah dijelaskan di atas dan berniat untuk mengurus akta kelahiran.

Dalam proses pengurusan akta kelahiran, ada sedikit perbedaan mengenai syarat yang diperlukan untuk memperoleh akta kelahiran bagi anak di luar nikah atau anak dari hubungan nikah siri.

Syarat membuat akta kelahiran untuk anak di luar nikah adalah sebagai berikut:

  • Surat Keterangan Kelahiran dari Bidan/Dokter/Rumah Sakit/Penolong Kelahiran.
  • Nama dan Identitas Saksi Kelahiran.
  • KTP Ibu (hanya ibu, KTP ayah tidak perlu)
  • KK Ibu (hanya ibu, KK dari ayah tidak perlu)

Mengenai prosedur pembuatan akta kelahiran di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, prosesnya sama. Akta kelahiran yang dikeluarkan nanti hanya tercantum nama ibu dan tidak terdapat nama ayah.

Itulah informasi mengenai syarat membuat akta kelahiran terbaru yang telah kami rangkum dari berbagai sumber, semoga membantu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button