Prosedur dan Syarat Mendirikan Perseroan Terbatas

Baaca.id — Indonesia sebagai negara berkembang terus meningkatkan kemampuan pada berbagai sektor terutama pada sektor ekonomi dan bisnis. Meningkatnya sektor bisnis disebabkan oleh banyaknya pengusahan yang ingin membuat usaha baik skala kecil maupun besar.

Bentuk badan usaha yang sering dipilih oleh para pengusaha ini biasanya berbentuk Perseroan Terbatas atau yang sering disebut sebagai PT. Apabila Anda ingin membuat dan mendirikan PT maka Anda harus melengkapi Syarat mendirikan perseroan terbatas yang ada.

Apa Itu PT?

Perseroan Terbatas (PT) adalah suatu bentuk badan hukum yang memiliki fungsi untuk menjalankan usaha yang terdiri atas modal dasar berupa saham. Perseoran Terbatas melakukan kegiatan usahanya dengan menggunakan modal dasar yang seluruhnya dalam saham.

Syarat mendirikan perseroan terbatas tercantum dalam Pasal 1 ayar (1) Undang-Undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (PT).

Baca Juga:

Update Perubahan Aturan PT di Tahun 2021

Sejak diberlakunya peraturan baru yaitu Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (“UU Cipta Kerja) terdapat beberapa perubahan terkait dengan Syarat mendirikan perseroan terbatas dan prosedur pendirian PT sebagai berikut.

  • PT dapat didirikan oleh satu orang, dengan adanya aturan baru ini Anda dapat mendirikan PT hanya dengan seorang diri dan tanpa harus memiliki partner. Namun aturan ini hanya berlaku pada Usaha Mikro dan Kecil.
  • Status Badan Hukum, perubahan yang dimaksud meliputi perubahan aturan status badan hukum milik PT akan diterbitkan setelah keputusan KEMENKUMHAM, akan tetapu setelah adanya UU Cipta Kerja yang baru.
  • Modal dasar minimal, UU Cipta Kerja yang baru sudah menghapuskan jumlah modal dasar minimal untuk pendirian PT yang sebelumnya berjumlah Rp 50.000.000. Dengan dihapusnya aturan ini makia pendirian PT menjadi fleksibel dan mudah.
  • Aturan TDP, dengan diberlakunya sistem OSS maka TDP sudah tak lagi diperlukan dan fungsinya sekarang dialihkan ke NIB.
  • Perizinan berbasis risiko, dengan berlakunya UU Cipta Kerja yang baru maka terjadi perubahan dalam penentuan izin usaha. Saat ini dibuat peringkat skala usaha dengan 4 kategori risiko yaitu berisiko rendah, menengah rendah, menengah tinggi dan tinggi.
  • Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL), dalam kegiatan usaha yang tergolong mikro dan kecil yang tak wajin memiliki AMDAL, namun harus memiliki SPPL sebagai penggantinya.

Persyaratan Pendirian PT di Tahun 2021

Sebelum memulai pengurusan pendirian PT, ada beberapa syarat mendirikan perseroan terbatas melalui administrasi yang perlu dipersiapkan meliputi:

Syarat Umum

  • FC E-KTP pemegang saham
  • FC KK penanggung jawab perusahaan
  • NPWP penanggung jawab perusahaan
  • FC PBB (beserta bukti bayar 1 tahun terakhir)
  • Surat domisili PT yang dikeluarkan oleh RT atau RW setempat
  • Foto kantor dan gedung

Syarat Khusus

  • Terdiri dari minimal 2 orang ada masing-masing memiliki kepemilikan saham
  • Rincian identitas perusahaan oleh akta notaris yang berupa : nama perusahaan, modal awal, jumlah saham, industri usaha, alamat, tujuan pendirian PT. Semuanya dibuat dalam Bahasa Indonesia.
  • Akta pendirian PT yang sudah disahkan oleh KEMENKUMHAM Republik Indonesia
  • Penyetoran modal awal minimum 25% dari jumlah modal

Prosedur dan Tahapan Pendirian PT di Tahun 2021

  • Pengajuan Nama dan Pembayaran, dengan melakukan pengajuan nama perusahaan dan pembayaran melalui sistem pelayanan https://ahu.do.id
  • Akta perusahaan, untuk mendapatkan akta perusahaan yang membuat identitas perusahaan secara jelas, termasuk dengan modal awal perusahaan. Bahasa yang digunakan adalah Bahasa Indonesia yang formal dan sah oleh KEMENKUMHAM.
  • Pengajuan Izin Pendirian Badan Hukum, dengan melakukan pengajuan izin Pendirian Badan Hukum dan juga melakukan Pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • Pengajuan SIUB dan NIB, SIUP saat ini dikeluarkan oleh sistem Online Single Submission (OSS) dan TDP sudah dialih fungsikan dengan NIB yang berfungsi sebagai nomor pengenal.
  • Pendaftaran PT, melakukan pendaftaran di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) atau Dinas Ketenagakerjaan.
  • Pengajuan BPJS Ketenagakerjaan, dengan melakukan pengajuan BPJS secara online melalui https://bpjsketenagakerjaan.go.id.
  • NPWP dan VAT Collerctor Number NPPK, mendapat Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Vat Collector Number NPPKP (Nomor Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak) melalui https://ereg.pajak.go.id

Biaya Pendirian PT di Tahun 2021

Untuk masalah biaya pendirian PT, Pemerintah tak menetapkan standart nasional karena nominal biaya akan berbeda-beda antara masing-masing wilayah dan domisili dari perusahaan yang akan didirikan tersebut.

Demikian ulasan mengenai syarat mendirikan perseroan terbatas yang telah kami rangkum dari berbagai sumber, semoga bermanfaat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button