Begini Tata Cara Salat Tarawih 4 Rakaat

Baaca.id — Salat tarawih adalah salat sunah yang dikerjakan pada bulan Ramadan. Lebih disukai untuk salat tarawih dalam set dua rakaat dengan total sepuluh salam. Namun, salat tarawih dalam kelompok empat juga diperbolehkan dengan syarat bahwa setelah setiap dua rakaat.

Ada Perbedaan Tata cara salat tarawih 4 rakaat dengan 2 Rakaat. Tata cara salat tarawih 4 rakaat yakni seseorang harus duduk dalam posisi qada, seperti yang disebutkan dalam HR. Bukhari dan Muslim:

يُصَلِّى أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ فَلاَ تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ ، ثُمَّ يُصَلِّى أَرْبَعًا فَلاَ تَسْأَلْ عَنْ حُسْنِهِنَّ وَطُولِهِنَّ

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan salat 4 raka’at, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya. Kemudian beliau melaksanakan salat 4 raka’at lagi, maka janganlah tanyakan mengenai bagus dan panjang raka’atnya.” HR. Bukhari no. 3569 dan Muslim no. 738.

Namun, Kamu dapat memilih untuk sholat 8 rakaat, karena Rasulullah salat tarawih 8 rakaat di rumah, dilanjutkan dengan 3 rakaat witir:

Abu Salama bin Abdur Rahman r.a bertanya kepada Aishah r.a, ‘Bagaimana doa Rasulullah SAW di bulan Ramadhan?’ Dia menjawab, “Dia tidak sholat lebih dari 11 raka’at di bulan Ramadhan atau di bulan lainnya. Dia biasa salat 4 rakaat – apalagi keindahan dan lamanya – dan kemudian dia akan salat 4 (rakaat) – apalagi kecantikan dan lamanya – dan kemudian dia akan salat 3 raka’at (witir). (Bukhari)

Perlu disebutkan bahwa kata ‘Tarawih’ terhubung dengan kata Arab untuk kata istirahat. Ini karena Kamu dapat beristirahat selama tarawih setelah setiap empat rakaat. Jadi, Kamu tidak perlu berdiri tanpa henti selama 20 rakaat.

1. Kapan Saya Perlu Salat Tarawih?

Salat Tarawih dilakukan malam hari kapan saja setelah salat Isya. Namun Perlu diingat Tata cara salat tarawih 4 rakaat yakni kamu tidak boleh salat tarawih setelah salat witir, karena sholat witir adalah sholat terakhir di malam hari.

Karena tarawih adalah sholat malam, Kamu harus melakukannya sebelum terbit Fajar. Tidak apa-apa untuk tidur setelah Isya dan kemudian bangun di malam hari untuk sholat Tarawih.

Tahukah kamu bahwa Waktu Malam Hari tepatnya sepertiga malam adalah waktu paling bik untuk berdoa dan menyembah Alloh, sebagaimana hadis berikut:

Rasulullah (saw) berkata, ‘Tuhan kita Yang Maha Kuasa turun ke surga terendah di sepertiga terakhir setiap malam, berkata, “Siapa yang memanggil-Ku sehingga aku dapat menjawabnya? Siapakah yang meminta dari-Ku agar Aku memberikannya? Siapakah yang mencari pengampunan-Ku sehingga Aku dapat memaafkannya?” (Bukhari)

2. Bisakah Saya Salat Tarawih di Rumah?

Benar! Bahkan tanpa batasan lockdown di masa pandemi Covid-19, tetap sah-sah saja melaksanakan salat tarawih di rumah, baik berjamaah dengan keluarga maupun sendirian. Seperti yang disebutkan sebelumnya, dalam riwayat Aishah r.a Rasulullah melakukan beberapa salat tarawih di rumah.

3. Bisakah Saya Memegang Al-Qur’an Saat Salat?

Menurut aliran pemikiran Hanbali, Maliki, dan Syafi’i, kamu dapat menyimpan salinan Al-Qur’an selama sembahyang secara sukarela. Ini termasuk salinan digital. Hal ini diperbolehkan meskipun kamulah yang memimpin salat Tarawih.

Mazhab Syafi’i menambahkan bahwa, sambil memegang salinan Al-Qur’an, kamu harus memastikan bahwa kamu tidak terlalu banyak bergerak sehingga salat batal.

Ada perbedaan pendapat dalam aliran pemikiran Hanafi. Beberapa ulama Hanafi menyatakan bahwa tidak diperbolehkan memegang Alquran saat salat, sementara beberapa ulama Hanafi mengatakan bahwa itu diperbolehkan tetapi tidak disukai.

Baca Juga:

4. Apakah Saya Harus Membaca Seluruh Al-Qur’an Selama Tarawih?

Kebanyakan masjid secara tradisional membacakan seluruh Al-Qur’an selama Ramadhan, menyelesaikan satu juz per malam tarawih. Ini karena Rasulullah biasa merevisi Al-Qur’an dengan Jibril setiap Ramadhan, dan dua kali pada Ramadhan terakhirnya. Dengan Ramadhan menjadi bulan Al-Qur’an, kita harus melakukan hal yang sama.

Namun, tidak wajib membaca Al-Qur’an secara utuh selama tarawih. Kamu dapat membaca bagian mana dari Al-Qur’an yang kamu inginkan selama tarawih. Ketulusan doamu adalah yang terpenting, jadi jangan khawatir jika kamu tidak memiliki hafalan surah sebanyak itu.

5. Bisakah Wanita Menjadi Imam Salat Tarawih di Rumah?

Wanita bisa memimpin wanita lain dalam salat berjamaah. Mereka akan melafalkan ‘Allahu Akbar’ dan semua Surah dengan suara keras, serta akhir ‘Assalamu alaikum wa rahmatullah’.

Adapun Tata cara salat tarawih 4 rakaat bagi wanita yang memimpin sholat yaitu hanya menjadi imam wanita saja dengan posisi berdiri di baris yang sama dengan wanita lainnya.

6. Apakah Ada Doa Khusus untuk Diucapkan Saat Tarawih?

Tidak, tidak ada doa khusus untuk diucapkan selama atau setelah Tarawih.

Kamu dapat melakukan doa apa pun yang kamu pilih setelah setiap empat rakaat, atau setelah seluruh Tarawih selesai. Ini termasuk doa dari Al-Qur’an dan Sunnah serta doa pribadi.

7. Apa Pahala Salat Tarawih?

Pahala utama adalah: Nabi (saw) bersabda, ‘Barangsiapa berdiri untuk sholat (sholat malam) selama Ramadhan dengan iman (iman), mengharapkan pahala, maka semua dosa mereka sebelumnya akan diampuni’. [Bukhari]

Selain itu, salat tarawih membawa pahala mengikuti Sunnah, serta ‘Ramadhan khusus’ pahala kamu berlipat ganda.

8. Bagaimana Tata Cara Salat Tarawih 4 Rakaat?

Berikut adalah petunjuk langkah demi langkah untuk melakukan Tata cara salat tarawih 4 rakaat, menurut mazhab Hanafi:

1. Pastikan kamu berwudhu dan mengenakan pakaian yang minimal menutupi aurat dalam melaksanakan Tata cara salat tarawih 4 rakaat. Aurat bagi laki-laki adalah menutupi segala sesuatu mulai dari pusar hingga lutut. Wanita harus menutupi semuanya kecuali tangan, kaki dan wajah.

2. Cari tempat yang bersih (seperti di atas sajadah) dan tempat yang tidak akan merepotkan orang lain. Berdiri dan menghadap Kiblat (arah menuju Ka’bah di Makkah), yang di Inggris mengarah ke tenggara.

Ada banyak aplikasi gratis yang akan memberi tahu Kamu di mana arah Kiblat, menggunakan kompas di ponsel Kamu. Jika Kamu tidak dapat berdiri karena sakit atau lemah, Kamu dapat berdoa sambil duduk.

3. Tata cara salat tarawih 4 rakaat dengan memulai niat kamu untuk Sholat Tarawih 4 Rakaat, secara lisan atau diam-diam. Ini dilakukan dalam bahasa Arab atau bahasa kamu sendiri. Katakan, ‘Saya berniat sholat empat rakaat tarawih bagi Allah menghadap Ka’bah’.

4. Angkat tangan hingga setinggi daun telinga untuk pria, dan bahu untuk wanita, sambil mengucapkan ‘Allahu Akbar’. Artinya ‘Allah Maha Besar’. Kamu sekarang dalam keadaan ihram, yang berarti bahwa semua hal duniawi dilarang untuk kamu, seperti berbicara, tertawa, makan, minum atau memikirkan apa pun yang akan mengganggu kamu.

Itulah tata cara salat tarawih 4 rakaat, semoga bermanfaat. (sni)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button