Tekan Covid-19, Danny Harap Jemaah Salat Tarawih Dipisah

Baaca.id, MAKASSAR — Ramadan tak lama lagi. Pemkot Makassar rupanya telah menyiapkan aturan pelaksanaan Salat Tarawih selama bulan yang suci buat kaum muslim itu.

Aturan yang akan diberlakukan itu juga sebagai upaya menekan penyebaran virus korona yang juga disebut Covid-19. Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menyatakan, para jamaah Salat Tarawih nantinya akan dibagi dua. Ada yang salat di dalam Masjid, ada pula yang salat di luar Masjid.

“Yang sudah vaksin, dan sudah (jadi) penyintas itu sudah punya kekebalan. Itu di dalam ruangan. Yang belum tahu statusnya (belum divaksin), atau tidak pernah jadi penyintas (Covid-19) itu di luar masjid,” jelasnya, saat ditemui, Selasa (23/3/2021).

Wali kota yang kerap disapa Danny itu pun mengatakan, kebijakan jemaah dipisah saat Salat Tarawih nanti, itu bersamaan dengan berjalannya program Makassar Recover, yang tidak lain merupakan program untuk percepatan pemulihan Covid-19.

“Kan kalau ramadhan Makassar Recover sudah turun, berarti sudah ditahu siapa yang sudah jadi penyintas, siapa yang sudah vaksin,” tuturnya.

Orang nomor satu di pemerintahan Makassar itu juga menambahkan, kebijakan yang dipilihnya itu merupakan langkah buat masyarakat lebih aman dan terhindar dari penyebaran Covid-19, namun, masih bisa beribadah saat Ramadan, nanti.

“Kalau kita mau aman, semua (kebijakan) ini untuk masyarakat ji,” pungkas Danny. (efrat)



Related Articles

Back to top button