Tekan Penularan Covid-19 Gunakan MyPertamina

Baaca.id, MAKASSAR – Penularan coronavirus disease 2019 (Covid-19) rawan terjadi bertransaksi jarak dekat. Hal itu pula yang menjadi pertimbangan PT Pertamina meluncurkan MyPertamina.

Executive GM Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Rama Suhut menyampaikan, sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19, MyPertamina akan menjadi platform utama transaksi.

Sejalan pula dengan misi go digital, sehingga Pertamina terus mendorong masyarakat untuk tidak khawatir bertransaksi di SPBU menggunakan aplikasi lewat handphone.

Menurut Rama, MyPertamina telah melalui kajian keamanan. Ia lun memastikan, bertransaksi menggunakan aplikasi milik Pertamina itu lebih aman dan nyaman.

Untuk diketahui, antara Januari-Juli 2021, penggunaan MyPertamina mencapai 15.500 transaksi per bulan.

“Kami memberikan apresiasi kepada pelanggan secara serentak di berbagai kota dan kabupaten di Sulawesi yang telah setia selalu menggunakan BBM berkualitas dan ramah lingkungan serta bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina untuk turut mengurangi resiko penularan Covid-19. Terimakasih masyarakat Sulawesi sudah menjadikan produk berkualitas dan ramah lingkungan kami sebagai kebutuhan dan bertransaksi cashless sebagai gaya hidup.” ujar Rama.

Pertamina juga terus mendorong penggunaan bahan bakar minyak (BBM) berkualitas dan ramah lingkungan seperti Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo.

Diklaim, penggunaan BBM produk Pertamina meningkat 450 persen dibandingkan tahun 2020, dengan volume rata-rata konsumsi harian hingga 31 Juli 2021 mencapai 272,57 kilo liter per hari.

Tak hanya BBM, juga ada beragam produk elpiji ataupun liquefied petroleum gas (LPG) semakin diminati masyarakat. Pertamina pun mengapresiasi pelaku usaha mikro yang menjadi teladan masyarakat dengan menggunakan elpji no-subsidi seperti.

“Kami berterimakasih atas kepercayaan pengguna setia produk Pertamina selama ini. Hari Pelanggan ini kami jadikan sebagai momen untuk lebih dekat lagi dengan pelanggan, serta mendorong kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Rama.

Apresiasi tersebut diberikan buat diberikan kepada usaha press ban kendaraan “Syarifuddin”, Toko Kue Adinda dan Catering D’Carlos di Parepare. Merke telah setia menggunakan produk Bright Gas untuk menjalankan kegiatan usaha mereka.

Tentunya menjadi teladan bagi pengusaha agar tidak lagienggunakan elpiji 3kg bersubsidi yang merupakan hak masyarakat miskin.

“Semenjak pakai Bright Gas kue yang kami produksi semakin diminati pembeli. Itulah kenapa saya tidak pernah beralih,” ujar Pemilik toko kue Adinda, Syamsul Bahri.

Apresiasi juga diberikan kepada pelanggan Industri antara lain PT Kemasan Cipta Nusantara yang menggunakan Elpiji bulk untuk kegiatan operasi bisnisnya dan PT Samudera Haluan Sentosa dan PT Bahari Nusantara pelanggan setia produk BBM industri perkapalan. (*)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button