Terkait Pemekaran Papua, Filep Wamafma : Pemerintah Tak Boleh Gegabah

BAACA.ID— Filep Wamafma, yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dari papua, mengingatkan pemerintah pusat untuk tidak gegabah dalam urusan pemekeran Papua, menjadi 3 provinsi; Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah.

“Saya sebagai senator dari Papua, saya berfikir pemerintah tak perlu gegabah dalam memekarkan Papua,” ujarnya dilansir dari CNNIndonesia, Jumat (8/4/2022).

Akademisi yang menjabat sebagai Ketua STIH Manokwari pada 2015-2019 itu bilang, pemerintah harus memikirkan berbagai dampak terkait urusan pemekaran Papua.

“Pemerintah harus analisa terlebih dulu dampak politik dan keamanan yang timbul dari sikap otoritas top down itu,” sebutnya.

Baca Juga : 

Filep menyebut, pemekaran provinsi di Papua, harusnya melibatkan masyarakat Papua. Baik itu melalui, parlemen, perorangan atau ormas dan Pemda. Semua harus terlibat, kata dia.

Sebab, jika tidak seperti demikian, pemekaran provinsi di Papua, berpotensi menjadi bom waktu atau meruncingkan konflik sosial di Papua.

“Ini menurut saya sesungguhnya pemerintah menciptakan bom waktu dan mengesampingkan aspirasi yang sebetulnya secara politik nasional dan lokal punya otoritas,” kata dia.

Baca Juga : 

Sebagaimana diketahui, Badan legislasi (Baleg) menyepakati RUU tentang Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Tengah dalam rapat pleno yang digelar Rabu (6/4). Selanjutnya RUU ini akan dibawa ke paripurna DPR untuk disahkan.

RUU itu mengatur pemekaran Papua menjadi tiga provinsi lain. Nantinya sejumlah kabupaten bakal masuk ke dalam tiga provinsi baru tersebut.

Provinsi Papua Selatan akan diberi nama Anim Ha dengan ibu kota Merauke dan lingkup wilayah Kabupaten Merauke, Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, serta Kabupaten Boven Digoel.

Kemudian, Provinsi Papua Tengah bakal dinamakan Meepago dengan ibu kota Timika dan lingkup wilayah Kabupaten Mimika, Kabupaten Paniai, Kabupaten Dogiyai, Kabupaten Deyiai, Kabupaten Intan Jaya, serta Kabupaten Puncak.

Sementara itu, Provinsi Papua Pegunungan Tengah akan diberi nama Lapago dengan ibu kota Wamena dan lingkup wilayah Kabupaten Jayawijaya, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Nduga, Kabupaten Tolikara, Kabupaten Yahukimo, serta Kabupaten Yalimo.

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button