Tersangka Prostitusi Online, Cynthiara Alona Terancam Penjara 10 Tahun

Denda Rp1 Miliar

Baaca.id, JAKARTA — Artis Cynthiara Alona resmi sebagai tersangka. Terkait kasus dugaan keterlibatan prostitusi online.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, penetapan artis seksi itu berdasarkan pemeriksaan saksi dan barang bukti yang dikumpulkan oleh polisi.

Dalam prostitusi online tersebut, Cynthiara Alona yang kini resmi ditahan oleh Polda Metro Jaya itu menyediakan anak di bawah umur untuk melayani hasrat para pria hidung belang. Bahkan ada yang lebih dari satu hari melayani tamunya.

“Tarifnya itu Rp400 ribu sampai Rp1 juta. Jadi itu dibagi-bagi. Misal joki Rp 50-100 ribu, hotel berapa, hingga korban berapa,” tutur Yusri Yunus, saat menggelar konferensi pers di Gedung Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021).

Artis Cyntiara Alona jadi tersangka dugaan praktik prostitusi online. (INT)

Menurut penuturan Cynthiara Alona kepada polisi, usaha hotelnya anjlok di tengah pandemi Covid-19. Sehingga ia pun terpaksa memutar otak agar biaya operasional bisa tetap berjalan.

“Pertama dia (Cynthiara Alona) menyediakan tempat bahkan mengetahui. Harapannya satu, jumlah yang menginap di situ bisa dipertahankan sama dia. 30 kamar di situ penuh dengan anak-anak,” ungkap Yusri Yunus.

Awalnya, personel Polda Metro Jaya menangkap artis Cynthiara Alona pada Rabu (17/3/2021) dini hari. Sebab, hotel miliknya di kawasan Kreo, Larangan, Tangerang Selatan terendus menjadi tempat prostitusi.

Yusri menjelaskan, tersangka kasus dugaan prostitusi online dijerat pasal 296 KUHP tentang memudahkan perbuatan cabul dan atau pasal 506 KUHP tentang prostitusi. “Ancamannya cukup tinggi, 10 tahun penjara,” jelas Yusri.

Tak hanya mendapat hukuman penjara, Cynthiara Alona juga dikenakan denda yang cukup tinggi. “Dan denda hingga Rp1 miliar,” tambahnya. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button