Ubbay Mengaku Habib, Simpan Senjata Tajam dalam Mobil

Baaca.id, KALIMANTAN SELATAN — Ubbay Dillah Ayyubi, warga Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, harus berurusan dengan pihak berwajib. Itu dikarenakan dia memiliki dua kasus.

Yang pertama, Ubbay diduga mengaku-ngaku sebagai habib. Pengakuan ini membuat heboh masyarakat setempat. Kedua, Ubbay menyimpan senjata tajam di dalam mobilnya.

Untuk kasus “habib palsu”, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Hulu Sungai Utara telah turun. MUI melakukan mediasi untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Pihak kecamatan dan kepolisian ikut serta dalam mediasi tersebut.

Dalam mediasi tersebut, Ubbay diminta menandatangani dan membaca surat pernyataan. Surat itu ditandatangani juga pihak kecamatan, tokoh agama, TNI dan Polri.

Kapolres Hulu Sungai Utara, AKBP Afri mengaku jika kasus Ubbay yang mengaku habib dianggap sudah selesai. “Sudah dilakukan mediasi oleh MUI Kabupaten HSU dan permasalah sudah selesai,” kata AKBP Afri, Senin (25/10/2021).

Meski kasus “habib palsu” sudah selesai, namun Ubbay tersangkut lagi kasus kepemilikan senjata tajam. Ditemukan sejumlah senjata tajam dalam mobilnya.

Hal itu diketahui saat Ubbay mau pulang. Ditemukan senjata tajam jenis keris dan belati di dalam mobilnya.

“Karena itu, Ubbay pun dibawa ke kantor polisi untuk diklarifikasi terkait temuan senjata tajam tersebut. Sekarang masih didalami untuk perkara penguasaan dan kepemilikan senjata tajamnya di Polsek Alabi,” ungkap AKBP Afri. (#)



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button