Viral! Kamar Khusus Nurdin Abdullah di Rujab Gubernur Dibongkar Paksa

Baaca.id, MAKASSAR – Salah satu ruangan khusus Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah di rumah jabatan dibongkar paksa sejumlah orang. Video pembongkaran itu viral sejak sore tadi.

Video berdurasi 1 menit tersebut viral di sejumlah grup WhatsApp, dan di beberapa platform media sosial. Dalam video itu seseorang yang diduga Kabag Rumah Tangga Rujab Gubernur Sulsel, Kasman terdengar sedang berdebat dengan seorang perempuan yang belum diketahui namanya.

Kasman ngotot membongkar ruangan itu. Namun dihalangi si perempuan.

“Kami tidak ganggu barang-barang, kami hanya mau cek, titik-titik mana yang perlu pembenahan,” ujar Kasman yang sempat terekam kamera.

Menanggapi itu, perempuan itu lantas merespons dan menanyakan apakah Pak Kasman sudah mendapatkan izin dari istri Nurdin Abdullah, Liestiaty Fachruddin.

“Iya, kan belum ada izin dari ibu terus bongkar begini. Kan harus izin dong, masa ibu Liestiaty Fachruddin tak dihargai, saya maunya tanya apakah ada izin dari beliau,” ujarnya.

Namun begitu Kasman tetap kukuh. Dia mengatakan sebagai penanggung jawab Rujab (Kabag Rumah Tangga) dirinya yang bertanggung jawab.

“Bu, saya atas nama penanggung jawab rujab, saya juga berhak bertanggung jawab di sini,” ujarnya yang langsung ditimpali perempuan itu.

“Betul, tapi tidak dengan cara seperti itu,” katanya.

Kabarnya, Kasman dan beberapa staf datang merusak kunci pintu kamar menggunakan palu dan obeng. Saat pembongkaran juga dikawal sejumlah anggota Satpol PP Pemprov Sulsel.

Pembongkaran ini dilakukan di tengah kasus hukum yang membelit Gubernur Sulsel nonaktif Nurdin Abdullah. Saat ini NA terjerat kasus dugaan suap proyek infrastruktur di lingkup Pemprov Sulsel.

Sejauh ini pun, kasus yang ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut, baru memasuki persidangan pekan ketujuh.

Pihak keamanan Rujab Gubernur Sulsel sendiri saat dikonfirmasi membantah adanya perusakan atau pembongkaran pasa ruang kerja tersebut.

“Hanya ganti kunci, bukan dibongkar paksa,” ungkap salah satu anggota Satpol PP yang bertugas di sana.

Belum ada konfirmasi resmi dari pemprov soal insiden ini.

 

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button