Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Mesti Tingkatkan Kesiapsiagaan

Baaca.id, MAKASSAR — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi La Nina pada akhir 2021 hingga awal 2022. Makanya, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) di semua daerah diingatkan segera meningkatkan kesiapsiagaan.

Sulsel juga termasuk wilayah di Indonesia yang sedang mengalami periode transisi atau peralihan musim saat memasuki bulan Oktober. Dari kemarau ke musim hujan.

Pada periode peralihan musim tersebut, semua pihak mesti mewaspadai fenomena cuaca ekstrem yang kemungkinan bakal muncul. Di antaranya hujan lebatdan angin puting beliung. Meskipun periodenya singkat, hal itu sering memicu terjadinya bencana alam.

Kewaspadaan dalam menghadapi musim hujan ini selain wilayah-wilayah yang langganan atau berpotensi banjir dan longsor, lebih waspada lagi pada periode puncak musim hujan yang diprediksi akan dominan terjadi bulan Januari dan Februari 2022.

Waspada terhadap cuaca ekstrem itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pun meminta BPBD provinsi dan kabupaten/kota mengambil langkah kesiapsiagaan. Terlebih untuk menghadapi fenomena la nina yang kemungkinan akan terjadi.

“Di Sulsel antisipasi kita dengan BPBD,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (2/11/2021).

Di Sulsel, dampak cuaca ekstrem itu mulai terjadi. “Ini tim lagi bekerja, termasuk ada jembatan di Batusitanduk-Sadan yang hilang. Kita akan buatkan jembatan darurat. Tahun depan kita sudah rencanakan untuk pengantian jembatan,” imbuhnya. (*)

 



Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button